DPD RI Apresiasi Kongres Nasional Anak Desa 2021

SERANG, BANTENINSIGHT.CO.ID – Suwaib Amiruddin Foundation (SAF) bersama Panitia Kongres Nasional Anak Desa mengunjungi Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Republik Indonesia Rabu, (17/2) Dalam rombongan dipimpin langsung Koordinator Relawan SAF Depi Permana turut hadir Ketua Pelaksana Kongres Nasional Anak Desa Andri Wiguna, Hubungan Masyarakat (HUMAS) Kongres Nasional Anak Desa untuk Banten Nurjenal Abidin

Anggota DPD RI Asal Daerah Pemilihan Provinsi Banten, Abdi Sumaithi mengatakan dirinya mengapresiasi kepada SAF atas kunjungannya ke DPD RI Provinsi Banten dalam rangka melaksanakan Kongres Nasional Anak Desa 2021.

“Insya Allah kami juga sebagai wakil rakyat khusunya saya pribadi mendukung dan mengapresiasi untuk terwujud Kongres Nasional Anak Desa ini,” tuturnya.

“Jika SAF melibatkan saya dalam kegiatannya, saya siap terlibat dalam mewujudkan aspirasi apalagi saya juga berasal dari desa,” sambung Abdi.

Menurutnya, desa wisata sudah digagas dan diharapkan mampu sebagai salah satu potensi ekonomi desa serta sebagai salah satu contoh untuk kedepannya.

“Kita juga sudah menggagas tentang desa wisata, desa wisata ini juga bisa diharapkan sebagai salah satu potensi ekonomi desa dan juga sebagai salah satu percontohan nantinya,” kata Anggota DPD RI Provinsi Banten.

Secara bersamaan, Ketua Pelaksana Kongres Nasional Anak Desa 2021, Andri Wiguna menyampaikan dalam acara kongres nasional anak desa merupakan salah satu cara untuk mengumpulkan aspirasi dari permasalahan yang ada di desa.

Andri juga menambahkan, dalam pertemuan dengan DPD RI Provinsi Banten dapat memonitoring serta memiliki peran yang strategis dalam perumusan peraturan yang berkaitan dengan desa. Sehingga bisa terjalin kerja sama yang baik untuk mencapai gol poin.

“Dimana desa saat ini telah kehilangan ruhnya sebagai garda terdepan dalam pembangunan, bahwa kota bisa ada karena ada sebuah desa,” katanya.

Sekarang, menurut Andri desa yang dikenal dulu mulai terkikis oleh pergeseran zaman, hal ini dikarenakan sumber daya manusia (SDM) yang ada di desa kurang.

“Maka dari permasalahan ini kami selaku penyelenggara ingin menjaring aspirasi-aspirasi dari anak-anak yg berasal dari desa,” jelas Andri.

Depi permana menegaskan bahwa untuk kongres nasional anak desa akan digelar tiga wilayah yaitu di tahun 2021 Serang Banten, 2022 masih ada opsi Kota Palembang atau Kota Bandar Lampung, dan 2023 Kota Makassar. “Namun untuk wilayah sumatera akan dilaksanakan pada tahun 2022, tapi pada awal tahun 2022 akan ditentukan lokasinya dari dua opsi tersebut” Bebernya.

Lanjut Depi Kegiatan pertama akan dilaksanakan pada kawasan pulau Jawa dan Bali dan pengurus SAF dan panitia pelaksana serta koordinator wilayahnya sudah menentukan tuan rumah adalah Serang Banten. Tegasnya

Nurjenal Abidin sebagai hubungan masyarakat (HUMAS) kongres nasional anak desa menegaskan bahwa saat ini kami telah melakukan sosialisasi berbagai wilayah di Indonesia dari sabang sampai merauke. “kongres ini merupakan wadah dan milik anak-anak desa di seluruh nusantara, sehingga ada kewajiban untuk menyampaikan seluas-liuasnya” Ujarnya.

Dalam kegiatan tersebut hadir pula kepala kantor DPD RI perwakilan Banten para staf serta tim ahli dari Abdi Sumaithi. (*/Mira)

Sumber : BANTENINSIGHT.CO.ID