Perguruan Tinggi Harus bangun Desa

“Perguruan Tinggi Harus Bangun Desa” Kalimat Pendek itu diucapkan oleh  seorang kepala desa, yang terletak pada salah satu desa di Provinsi Banten. Kepala Desa tersebut disampaikan pada saya dalam salah satu pertemuan yang dilakukan dengan kampus Untirta. Kepala Desa tersebut datang membawa rombongannya mulai dari sekretaris desanya, tokoh masyarakat dan bahkan salah satu tokoh pemuda yang ada di desanya. secara struktur rombongan tersebut lengkap dan langsung bertandang mampir di lembaga penelitian dan pengabdian pada masyarakat (LPPM) Untirta. dan kebetulan sejak bulan Juli 2020 saya juga diamanahi rektor untuk berkantor ditempat tersebut.

Secara struktur beliau-beliau datang membawa rombongannya, maka secara bersahabat pula tim dari  LPPM menyambut dengan pendekatan struktural pula. Dan bahkan personil LPPM pun juga sangat lengkap untuk menyambut tamu tersebut. Sambutan dan sahutanpun semakin akrab dan saling menceritakan apa maksud dan tujuan kepala desa datang di Untirta. Apresiasi yang setinggi-tingginya disampaikan oleh LPPM Untirta, karena ada unsur masyarakat yang datang untuk saling berbagai pengalaman.

Kepala Desa terlebih dahulu menyampaikan maksud dan tujuan kedatangannya, dan beliau membawa rombongan. Secara Spontan dan penuh semangat kepala desa menyampaikan bahwa di wilayah desanya memiliki berbagai potensi yang pelu dikembangkan. Potensi yang dimilki desanya diceritakan mulai dari potensi pariwisata sejarah dan kaitannya perkembangan Islam di Banten dan masa kejayaan banten ada pada kawasan wilayahnya. selain itu ada potensi perikanan ternak ikan air tawar dan hingga pada issu-issu pengelolaan sampah berbasis masyarakat yang dapat menghasilkan nilai ekonomi.

Setelah memetakan pembahasan potensi desanya, kepala desa menyampaikan agar dapat dibantu oleh pihak Untirta terutama pada bidang pengabdian pada masyarakat agar dapat mengembangkan potensi desanya tersebut. Kemauan kepala desa dan timnya untuk mendapatkan dukungan dari perguruan tinggi sangatlah besar. Artinya harapan masyarakat desa terhadap perguruan tinggi sangat dibutuhkan kehadirannya dalam menjawab berbagai tantangan dan kesulitan yang dihadapai oleh masyarakat desa.

sesi tanya jawab pun berlangsung dengan santai dan bersahabat, dan  tibalah pada suatu kesimpulan bahwa perguruan tinggi terutama LPPM akan siap bermitra dengan desa dalam menggali dan mengembangkan potensi yang ada di desa tersebut. secara kelembagaan LPPM memberikan penugasan pada Pusat Pengelolaan Pengembangan KKM dan Pengabdian pada masyarakat Untirta sebagai mitra untuk melanjutkan pembinaan dalam rangka pemenuhan Sumber Daya Manusia yang dapat membantu mengembangkan potensi desa tersebut.

Keberanian dan kepercayaan diri kepala desa dan timnya untuk berkunjung secara langsung pada perguruan tinggi perlu diapresiasi dan bisa dijadikan rujukan bagi desa-desa yang lain. Kedatangannya itulah menandakan bahwa situasi saat ini desa mengalami keterbatasan sumber daya manusia yang ahli dalam menggali dan mengelola sumber daya alam yang ada di desa. Kehadiran perguraun tinggi sudah saatnya menjadi garda terdepan untuk membawa pelita yang dapat menyadi penerang dalam membangun desa saat ini.

“Kedatangannya itulah menandakan bahwa situasi saat ini desa mengalami keterbatasan sumber daya manusia yang ahli dalam menggali dan mengelola sumber daya alam yang ada di desa

keprihatinan masyarakat desa terhadap minimnya pengelolaan desa mengakibatkan terjadinya urbanisasi secara besar-besaran pada usia produktif. Harapan kepala desa ingin memberikan harapan bagi masyarakatnya untuk dapat berbuat berinovasi dan bertahan di desanya. Mengembalikan kepercayaan masyarakat akan keberadaan desanya, apabila masyarakat desa mendapatkan harapan masa depan. Menghadirkan harapan masa depan di desa, tentu dibutuhkan bantuan dan dukungan dari berbagai kalangan, dan termasuk perguruan tinggi.

Oleh : Dr. Suwaib Amiruddin M.Si