SAF DAN DPRD KABUPATEN SERANG BERSINERGI MENSUKSESKAN KONGRES NASIONAL ANAK DESA 2021

Serang – Dalam rangka mensukseskan kegiatan Kongres Nasional Anak Desa (KNAD) 2021, Suwaib Amiruddin Foundation (SAF) melakukan audiensi dengan ketua DPRD Kabupaten Serang H. Bahrul Ulum, S.Ag.,M.AP di gedung DPRD kabupaten serang, (9 /2/2021).

Dalam pertemuan ini turut di hadiri oleh ketua Yayasan Suwaib Amiruddin Foundation TB.Rahmat, M.Pd , Direktur Rumah buku Suwaib Amiruddin Foundation Khaerul Anam, SE , Ketua Pelaksana KNAD 2021 Andri Wiguna, S.IP dan Humas KNAD Sahrul Rozak. Pertemuan yang berlangsung dari pukul 13.00 s/d 15.00 WIB ini membahas tentang rencana penyelenggaran kongres Nasional Anak Desa yang rencananya akan di laksanankan pada bulan Desember 2021.

 “Kegiatan kongres nasional anak desa 2021 ini akan kita adakan pada bulan desember 2021 nanti dan bertempat di kabupaten serang, pengambilan waktu diakhir bulan sebagai bentuk pencegahan dari virus covid-19 sembari berharap pada bulan desember nanti wabah ini sudah selesai sehingga dapat diadakan secara langsung dengan normal seperti biasa.” Papar Sahrul Rozak Humas KNAD saat di temui di gedung DPRD Kabupaten Serang.

Pada kesempatan yang sama Ketua Ketua DPRD Kabupaten Serang, Bahrul Ulum, mengatakan dengan adanya acara kongres nasional anak desa ini diharapkan bisa membantu merubah mindset anak-anak yang berasal dari desa. “Makanya yang harus digagas perubahan mindsetnya,  biar orang desa yang sudah menimba ilmu di kota  agar diaplikasikan  di desa,” ujarnya.

Selain itu Bahrul ulum juga mengatakan Bahwa mengaplikasikan ilmu di desa memang tak mudah. Sebab, memberdayakan diri sendiri saja sulit karena sumber daya manusia yang rata-rata serta interaksi dengan dunia luar pun terbatas. Hal ini pun harus ada perubahan agar mindsetnya terbuka. Selain itu, kemiskinan dan pengangguran hampir setiap daerah pasti terjadi dan itu isu nasional, bagaimana kemudian dibuat rumusan untuk meningkatkan ekonomi rakyat yang berbasis desa sehingga mengatasi kemiskinan dan pengangguran.

“Kemiskinan dan pengangguran hampir setiap di daerah dan itu isu nasional, harapannya setelah kegiatan kongres nasional anak desa nanti dibuat rumusan untuk meningkatkan ekonomi rakyat dan meningkatkan potensi lain untuk mengatasi kemiskinan dan pengangguran,” jelasnya.

(JN/SAF)